Kangasti ID: Bookgrafi
Penyembuhan dengan Air Zamzam dan Berbagai Kesaksian

Penyembuhan dengan Air Zamzam dan Berbagai Kesaksian

Kaver buku Dahsyatnya Air Zamzam

Buku yang mengupas air zamzam ini saya tulis dan kemudian diterbitkan pertama kali oleh penerbit Mutiara Media (Media Pressindo Grop, Jogjakarta) pada tahun 2008. Sepuluh tahun kemudian, tahun 2018, buku tersebut terbit ulang melalui penerbit Oase Qalbu dengan judul Dahsyatnya Air Zamzam, Mengungkap Keistimewaan dan Keberkahan Air Zamzam dalam Perspektif Agama dan Sains.

 

Buku ini saya tulis dan susun demi melihat kekosongan atau setidaknya belum banyak buku yang beredar di pasaran yang mengupas secara tuntas tentang air zamzam ketika itu. Buku ini adalah (salah satu) buku yang secara komprehensif mengulas berbagai hal terkait air zamzam, sejak dari sejarah hingga keutamaannya.

 

Buku agak tebal bersampul keras (hard cover) ini berisi 9 bab. Bab pertama mengupas kisah asal-usul terjadinya mata air zamzam sejak zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail hingga penggalian kembali di era Abdul Muthalib—kakek Nabi Muhammad Saw.

 

Bab kedua mengupas profil sumur zamzam setelah era modern. Sejak dimensinya hingga monitoring dan pemeliharaannya.

 

Bab ketiga secara khusus mengulas pelbagai keajaibaan dan keistimewaan air zamzam menurut nash, baik dari Al-Quran maupun As-Sunnah. Antara lain: air zamzam sebagai bukti kebesaran Allah Swt, air zamzam merupakan rezeki pertama berkah doa Nabi Ibrahim, telaga zamzam tak akan pernah kering sepanjang masa, air zamzam pernah digunakan membasuh hati Nabi Muhammad Saw, air zamzam bisa menjadi obat berbagai penyakit, dan pelbagai keutamaan lainnya.

 

Bab keempat mengulas nama-nama yang dilekatkan kepada air zamzam yang menyiratkan keistimewaan dan keutamaan air zamzam. Di buku ini saya sebutkan 28 nama air zamzam antara lain: afiyyah (yang menyehatkan), barakah (keberkahan), marwiyyah (yang mengalir), mughziyah (yang mengandung gizi), siqayatul haj (minuman jemaah haji), syarabul abrar (minuman orang-orang baik), syifa’u suqmin (obat penyakit), dan lain-lain.

 


Bab kelima mengulas keajaiban air zamzam dalam perspektif sains modern. Membaca bab ini akan membuat kita takjut karena betapa pelbagai penelitian modern menunjukkan temuan-temuan yang menakjubkan terkait kanduangan air zamzam, yang di antaranya sangat bermanfaat bagi kesehatan, bahkan dapat membantu mempercepat penyembuhan kanker.

 

Bab keenam mengetengahkan berbagai testimoni atau kesaksian para sahabat dan para ulama shalih zaman dahulu dalam memanfaatkan air zamzam sebagai sarana atau wasilah memohon kebaikan dunia dan akhirat.

 

Antara lain: Umar bin Khattab minum air zamzam untuk menghilangkan rasa haus pada hari kiamat, Abdullah bin Abbas minum air zamzam untuk memohon ilmu yang bermanfaat dan rezeki yang luas, Imam Syafi’i minum air zamzam untuk ilmu dan agar masuk surga, Imam Ahmad bin Hanbal minum air zamzam memohon agar sembuh dari penyakit yang dideritanya, Imam Al-Hakim minum air zamzam memohon agar tulisannya menarik, Ibnu Hajar Al-Asqalani minum air zamzam agar diberi kemampuan menghafal hadits, Jarullah bin Muhammad Abdul Aziz minum air zamzam memohon kesempuhan matanya, dan lain sebagainya banyak lagi.

 

Bab ketujuh mengetengahkan berbagai testimoni dan kesaksian khusus mereka yang sembuh dari perbagai penyakit yang dideritanya berkah setelah minum air zamzam, antara lain sembuh dari lumpuh, stroke, sulit hamil, alergi mata, turun kemih, hingga kebutaan dan kanker, serta pelbagai keluhan penyakit lainnya.

 

Bab kedelapan mengulas tentang khasiat air zamzam, apakah mitos ataukah realitas dan bagaimana sikap yang tepat sebagai seorang muslim yang beriman bila air zamzam tidak memberi efek apa-apa setelah meminumnya.

 

Lalu bab kesembilan mengupas berbagai sunah dan anjuran yang berkaitan dengan air zamzam, antara lain kesunahan minum air zamzam setelah tawaf, minum air zamzam saat akan meninggalkan kakbah, juga ulasan secara spesifik tentang adab-adab minum air zamzam.

 

Di atas semua yang diulas di buku ini, ada sebuah hadits yang menunjukkan keutamaan air zamzam. Sabda Rasulullah Saw: “Air zamzam tergantung (niat) untuk apa ia diminum. Barangsiapa meminumnya untuk menyembuhkan penyakit, niscaya Allah akan menyembuhkan penyakitnya; atau untuk menghilangkan rasa lapar, niscaya Allah akan membuatnya kenyang; atau untuk suatu hajat (keperluan), niscaya Allah akan memenuhinya.” (HR. Ad-Dailami).

 

Dapatkan buku!

DAHSYATNYA AIR ZAMZAM

(Edisi Hard Cover)

Penulis: Badiatul Muchlisin Asti

Penerrbit Oase Qalbu (CV. Hanum Publisher Group), Cet. 1 Maret 2018

15,5 x 21,5 cm, xvi + 162 hlm

ISBN: 978-602-7645-49-3

Harga: Rp 100.000 (belum ongkos kirim)

Pemesanan via WA: 0857 4220 8552

 

-Badiatul Muchlisin Asti, penulis buku Dahsyatnya Air Zamzam